Terjadi Ketegangan saat GMKI Batam Sampaikan Aspirasi dan Kritik ke Bawaslu Kota Batam

Ketua Cabang GMKI Batam, Mayshine Debora Panaha beserta pengurus saat berdiskusi dengan Bawaslu Kota Batam. (Foto: Fay)


BATAMSIBER.COM | BATAM - Terlihat suasana tegang ketika jajaran pengurus GMKI Cabang Batam lakukan audiensi ke Bawaslu Kota Batam. Saat itu rombongan mahasiswa diterima langsung oleh Anggota Bawaslu Batamyaitu Reza Syailendra dan Zainal Abidin di Ruang Rapat Bawaslu Kota Batam, Jumat (27/10/23).


Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk penyampaian aspirasi dan kritikan dari organisasi mahasiswa GMKI yang di Pimpin oleh Mayshine Debora Panaha selaku Ketua Cabang. 


"Tentunya kami ingin kerja-kerja Bawaslu Kota Batam lebih optimal dalam menyukseskan Pemilu yang berintegritas," ucap Mayshine usai kegiatan.


Ada beberapa hal yang disampaikan dalam pertemuan itu berupa dorongan kepada Bawaslu agar mengajak masyarakat terlibat langsung dalam pelaksanaan pemilu melalui sosialisasi yang intens.


"Untuk mengurangi korban dari panitia penyelenggara pemilu, kami menyarankan agar adanya posko kesehatan di setiap RW ataupun Kelurahan pada saat pemiluu. Dan diberikannya juga jaminan kesehatan kepada setiap panitia penyelenggara," lanjut Ketua GMKI itu. 


Ia pun juga menyampaikan, agar Bawaslu tegas memberikan peringatan kepada peserta pemilu Calon Legilslatif (caleg) yang telah melakukan kampanye diluar jadwal. 


"Di sini, kami menuntut Bawaslu secara tegas menindak dan tidak melakukan persekongkolan terhadap peserta pemilu yang telah menyebar alat peraga kampanye tidak sesuai prosedur," Imbuh Mayshine. 


Masih menurut Mayshine, dengan perkembangan teknologi, Bawaslu harus menciptakan formula baru untuk menindak peserta pemilu yang melakukan kampanye melalui media sosial, karna sudah banyak sekali sampai dengan memberikan tutorial yang dimana itu belum boleh dilakukan saat ini. 


Sementara, salah satu perwakilan anggota Bawaslu, Reza Syailendra menanggapi dan memberikan apresiasi atas kunjungan serta saran yangberikan oleh kelompok mahasiswa tersebut. 


"Kami sangat mengapresiasi kegiatan dan perhatian adik-adik semua, karna baru GMKI yang mau datang ke kantor Bawaslu dari kalangan masyarakat setelah kami dilantik," ucap Reza.


Dia mengatakan, semua yang teman-teman sampaikan mejadi koreksi dan pertimbangan pihaknya, namun sudah ada ditindak alat peraga yang melanggar, namun belum keseluruhan.


Senada, Anggota Bawaslu, Zainal Abidin menambahkan itupun juga merespon terkait siap mengagendakan kolaborasi Bawaslu dan GMKI kedepannya untuk bisa meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu. 


"Sangat bagus sekali yang teman-teman sampaikan, kedepan kita bisa agendakan untuk meningkatkan lagi keterlibatan masyarakat dalam sukses kan pemilu 2024," ucap Zainal. 


Diakhir pertemuan, Sintong Panjaitan yang merupakan Ketua Bidang Organisasi dan Media Komunikasi GMKI Batam mengingatkan agar Bawaslu memberikan pengawasan pelaksanaan kampanye di lembaga pendidikan. 


"Harusnya lembaga pendidikan merdeka terhadap kepentingan politik, namun ada beberapa oknum (dosen yang juga caleg) yang memanfaatkan jam kuliah untuk kampanye, ini harus diberi peringatan tegas dan perlu dievaluasi," ujar Sintong. 


Kegiatan tersebut berlangsung cukup panjang dan sengit, karena banyaknya penyampaian dari kelompok mahasiswa tersebut yang menunjukkan perlu banyaknya kerja-kerja Bawaslu Kota Batam yang perlu di evaluasi. (Fay)

Lebih baru Lebih lama